Sejarah Strategi: Dasar, Prinsip dan Pengembangan

Strategy History

Saya kira kita semua sudah tidak asing lagi dengan istilah strategi. Istilah tersebut sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Dan, yang paling sering menggunakan istilah ini adalah militer dan pengusaha atau pebisnis. Namun, tahukah kita kapan istilah tersebut muncul pertama kali? Dan, bagaimana perkembangannya sampai dengan sekarang …?

 

Untuk mengurangi rasa penasaran anda, pada tulisan kali ini saya akan menyampaikan sejarah strategi. Dan, sepertinya aneh dan lucu sekali blog yang membahas tentang strategi, tetapi tidak tahu-menahu asal-usul strategi. Apa kata dunia …?

 

Strategi esensinya adalah suatu “gaya” berpikir. Tetapi, saya lebih suka menyebut “sadar” berpikir. Dan, orang Cina suka mengatakan, “Pasar adalah medan perang”. Mereka melihat kesamaan kebijakan dalam mengarahkan jenderal di medan perang sama seperti kebijakan yang mengarahkan pebisnis di pasar.

 

Baiklah, saya akan mulai saja pembahasannya, dan simaklah baik-baik tahap demi tahap penjelasan berikut …!

 

Definisi Strategi

Strategi, didefinisikan sebagai cara “seni jenderal” (dari bahasa Yunani stratçgos). Menurut Webster’s  New World Dictionary, strategi adalah “ilmu untuk merencanakan dan mengarahkan operasi-operasi militer berskala besar, menggerakkan pasukan ke posisi yang paling menguntungkan sebelum pertempuran sebenarnya dengan musuh”. Dalam pengertian militer yang tegas, istilah tersebut diperoleh pertama kali di penghujung abad ke-18, ketika peperangan masih relatif sederhana dan terbatas.

 

Prinsip-prinsip Strategi

Titik awal dari semua perencanaan dan tindakan strategis adalah kebijakan nasional (kebijakan perusahaan). Sekali tujuan nasional ditetapkan oleh para pemimpin negara, pemimpin mempersiapkan rencananya. Dia harus mempertimbangkan berbagai hal; seperti, faktor ruang dan waktu, kekuatan yang dimiliki, niat dan kemampuan musuh, dan reaksi di dalam dan di luar negeri atas gerakan yang diarahkannya.

 

Strategi dan Taktik

Dalam teori peperangan, strategi dan taktik secara umum diletakkan dalam kategori yang terpisah. Dua bidang yang secara tradisi didefinisikan dalam dimensi yang berbeda: strategi berhubungan dengan ruang yang luas, periode waktu yang panjang, dan bergeraknya kekuatan yang besar. Sedangkan taktik kebalikan dari strategi. 

 

Pengembangan Strategi sampai Perang Dunia II

Gagasan yang sungguh-sungguh dan studi yang sistematis tentang pengembangan strategi modern mungkin dimulai dari abad ke-18. Berbagai ahli telah mengidentifikasi sesuatu yang dapat dijadikan contoh strategi. Para siswa peperangan masa primitif sudah berhubungan dengan suku bangsa dan kaum primitif yang memiliki suatu tipu daya kejutan dari kegelapan atau dengan jebakan. Dan mereka sudah mengenal suatu strategi berburu dan menyergap, seperti seekor singa atau harimau.

 

Strategi Perang Frederick the Great Abad ke-18

Di Prussia pada pertengahan abad ke-18, keadaan telah memaksa Frederick the Great  untuk mencoba sesuatu yang baru dan pendekatan yang agresif dan untuk mematahkan melalui pola militer yang dapat diterima. Frederick the Great berkonfrontasi pada permulaan Perang Tujuh Tahun (1756 – 1763) dengan koalisi dari Austria, Perancis, Rusia, Swedia, dan Saxony, yang hampir mengepung dirinya.

 

Strategi Perang Napoleon

Revolusi Perancis dan periode Napoleon (1789 – 1815) telah menyaksikan perubahan besar dalam metode peperangan, revolusi dalam masyarakat yang mengiringi dan memperkuat strategi dalam peperangan. Ketika Napoleon, ahli strategi militer besar pertama dari dunia Barat modern, membuka kancah Eropa, dasar-dasar untuk era baru dalam peperangan telah diletakkan.

 

Dengan strateginya, Napoleon dapat mengalahkan lawan-lawannya yang masih menggunakan strategi, taktik dan organisasi perang yang lama. Dan, strategi terus berkembang seiring perubahan zaman. Sebagai buktinya, akhirnya Napoleon yang semula selalu menang di beberapa medan pertempuran, akhirnya dapat dikalahkan. Ketika Napoleon kalah – menghadapi Wellington, Rusia dan Spanyol – ialah karena dia menggunakan strategi lama, sedangkan musuh-musuhnya sudah mengembangkan strategi-strategi baru, untuk perang yang akan datang.

 

Demikianlah sejarah telah mencatat, bahwa strategi sebenarnya sudah ada sejak masa primitif. Dan, sejak itu pula strategi terus mengalami adaptasi dan perkembangannya hingga sekarang dan di segala bidang kehidupan.

 

Semoga kita dapat mengambil pelajaran yang berharga dari uraian perkembangan strategi dari masa ke masa tersebut.

7 Tanggapan

  1. Wah mantap. Ulasannya agak mendetail juga. Soure informationnya bagus.

    Salam Sukses

    http://ariefmaulana.com/2009/04/mau-sukses-teachable-dong/

  2. Selamat siang Ansori, Strategi sangat diperlukan dalam kehidupan ini, apalagi bagi wanita karir, dengan strategi yang tepat memainkan beberapa peran, yang tentunya semuanya memerlukan strategi, Tulisan yang bagus, dan bermanfaat.

    Regards, agnes sekar

  3. terimaksih….
    salam kenal juga

  4. salam kenal……

  5. Terima kasih artikelnya bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: