Sudahkah Anda Membuat Rencana Strategi?

Strategy Planning 

 Dapat anda bayangkan, bagaimana sebuah bisnis berjalan tanpa mengerti arah mana yang akan dituju. Saya kira tidak ada yang demikian. Bisnis sekecil apapun pasti memiliki tujuan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tapi, apakah tujuan yang dicapai telah sesuai dengan yang direncanakan seperti semula? Atau melebihi dari rencana? Atau bahkan gagal?

Untuk itulah, sebuah rencana strategi harus dibangun dengan seksama. Karena dengan perencanaan yang baik, maka arah/tujuan bisnis anda bisa dikendalikan. Juga perubahan-perubahan yang terjadi, baik positif maupun negatif, sejak dini sudah dapat diantisipasi.

  

Saya yakin anda sudah membuat suatu rencana untuk bisnis anda. Tapi untuk menyegarkan ingatan anda kembali di sini saya akan berikan sedikit uraian tentang rencana strategi. Rencana strategi terdiri dari tahap demi tahap petunjuk – yang dibuat oleh suatu bisnis atau organisasi – untuk memetakan bagaimana organisasi akan mencapai sasaran, dan sekumpulan pondasi sehingga seluruh perusahaan tahu apa yang akan terjadi dan apa yang diharapkan oleh organisasi. Esensialnya, rencana strategi menyediakan suatu “resep” atau bagaimana sebuah perusahaan melayani pelanggan secara konsisten, efektif dan menguntungkan di setiap jengkal waktu.

 

Selain itu, rencana tersebut juga memberikan sesuatu yang sistematis, tool manajemen untuk penyelesaian masalah, perencanaan pasar, pengembangan produk dan persiapan rencana bisnis. Sedangkan sasaran adalah untuk mengintegrasikan semua aspek dari aktivitas bisnis dalam sistem yang saling mendukung.

 

Lalu, bagaimana sebuah rencana strategi dibangun? Rencana strategi dibangun bisa dengan melibatkan beberapa orang termasuk pemilik bisnis. Di sini, pemilik bisnis harus menjadi bagian dari aktivitas penting ini. Selain itu, libatkan juga bererapa orang dalam organisasi untuk berpartisipasi dalam acara “brainstorming”, meliputi karyawan penjualan, bisa juga pelanggan terbaik mereka, bagian administrasi, bagian teknik, pemasaran, keuangan dan distributor. Idealnya lima hingga delapan orang yang terlibat dalam membangun rencana strategi ini.

 

Fasilitator terampil dan independen direkomendasikan untuk membantu proses pengembangan rencana strategi ini. Peran fasilitator independen di sini adalah memimpin proses perencanaan strategi, menjamin partisipasi dari setiap orang dan menggali opini dari semua peserta. Fasilitator ini bisa anda peroleh dari suatu badan bantuan bisnis kecil, inkubator, dan sebagainya. Selain itu badan ini juga dapat menyediakan bantuan lain, seperti validasi produk, riset pasar, perencanaan bisnis, dan lain sebagainya.

  

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: