<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog STRATEGI USAHA</title>
	<atom:link href="http://strategiusaha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://strategiusaha.wordpress.com</link>
	<description>Membantu Anda Menerapkan Strategi Menjadi Aksi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 May 2009 01:06:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='strategiusaha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog STRATEGI USAHA</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://strategiusaha.wordpress.com/osd.xml" title="Blog STRATEGI USAHA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://strategiusaha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bagaimana Misi Bisnis Anda?</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/05/14/bagaimana-misi-bisnis-anda/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/05/14/bagaimana-misi-bisnis-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 10:41:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Mission]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Sebetulnya postingan ini masih sangat erat kaitannya dengan postingan saya yang lalu tentang visi. Karena untuk memudahkan anda memahami isi materi, maka saya bagi dua postingan tersebut. Secara umum, memang apabila menyebut kata misi, pasti akan menyebut pula kata visi. Tapi biasanya orang akan menyebut visi dulu, kemudian misi. Dan, dalam urusan bisnis &#8211; baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=210&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-211" title="misi" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/05/misi.jpg?w=130&#038;h=104" alt="misi" width="130" height="104" /></p>
<p>Sebetulnya postingan ini masih sangat erat kaitannya dengan postingan saya yang lalu tentang <a title="Pedoman Arah Bisnis Anda" href="http://www.strategiusaha.wordpress.com">visi</a>. Karena untuk memudahkan anda memahami isi materi, maka saya bagi dua postingan tersebut. Secara umum, memang apabila menyebut kata misi, pasti akan menyebut pula kata visi. Tapi biasanya orang akan menyebut visi dulu, kemudian misi. Dan, dalam urusan bisnis &#8211; baik profit maupun non-profit &#8211; dua kata itu identik dengan apa yang menjadi tujuan bisnis dan bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut.<span id="more-210"></span> </p>
<p> </p>
<p>Semua organisasi (bisnis) pasti mempunyai misi yang dijalankan sebagai alasan keberadaannya, bahkan jika para pebisnis belum secara sadar menjadikan alasan tersebut dalam bentuk tertulis. Namun, tidak semua pebisnis mampu menulis pernyataan misi bisnisnya secara baku dan menggunakannya sebagai pedoman bisnisnya. Masalah ini banyak ditemukan bahkan di beberapa organisasi besar. Padahal pernyataan misi yang baik, menurut <a href="http://www.strategyclub.com">Fred R. David</a>, bisa “mengungguli” motivasi karyawan yang bekerja hanya untuk memperoleh laba tinggi. Maka, agar tidak melakukan kesalahan dalam memahami pernyataan misi bisnis simaklah baik-baik uraian berikut.    </p>
<p> </p>
<p><strong>Apakah Pernyataan Misi ? </strong></p>
<p>Menurut Peter Drucker pernyataan misi adalah merupakan jawaban dari pertanyaan, “Apa bisnis kita”. Suatu pernyataan tujuan yang selalu ada dan yang membedakan sebuah organisasi dari beberapa organisasi yang lain. Pernyataan misi adalah suatu deklarasi mengenai “alasan keberadaan” suatu organisasi. Kadang-kadang juga disebut sebagai pernyataan keyakinan, pernyataan tujuan, pernyataan filosofis, pernyataan kepercayaan, pernyataan prinsip-prinsip bisnis, atau pernyataan yang “mendefinisikan bisnis anda”. Selain itu, pernyataan misi mengungkapkan keinginan organisasi untuk menjadi apa dan siapa yang dia layani.</p>
<p> </p>
<p><strong>Contoh pernyataan misi:</strong></p>
<p>Bellevue Hospital, dengan sikap hormat, kasih sayang, jujur dan berani menghargai kepribadian dan menjaga kerahasiaan para pasien, karyawan dan masyarakat, serta secara aktif mengantisipasi dan memberikan pelayanan kesehatan untuk masa depan.   </p>
<p> </p>
<p><strong>Mengapa Anda Perlu Menyatakan Misi Bisnis Anda?</strong></p>
<p>Pernyataan visi dan misi yang dibuat secara seksama diakui secara luas, baik oleh para praktisi maupun para akademisi sebagai langkah pertama dalam manajemen strategis. Sehingga dengan pernyataan misi tersebut anda akan sangat terbantu dalam menetapkan tujuan-tujuan dan merumuskan strategi secara efektif. Selain itu, misi bisnis anda dapat dijadikan dasar untuk membuat prioritas, strategi, rencana dan penugasan kerja. Atau dengan kata lain, misi bisnis anda merupakan titik awal untuk merancang pekerjaan-pekerjaan manajerial, dan yang paling penting adalah untuk merancang struktur manajerial.</p>
<p> </p>
<p>Secara lebih rinci mengapa perlu mengungkapkan misi bisnis anda secara teliti dan seksama, karena <strong>pernyataan misi</strong>:</p>
<p> </p>
<ul>
<li>Memastikan adanya kesatuan tujuan dalam organisasi tersebut.</li>
<li>Menjadi landasan atau standard dalam mengalokasikan sumber daya organisasi.</li>
<li>Menciptakan nada atau iklim organisasi yang sama.</li>
<li>Sebagai acuan bagi setiap individu dalam memahami tujuan dan arah organisasi tersebut secara lebih jauh turut serta dalam kegiatan organisasi.</li>
<li>Memfasilitasi penerjemahan tujuan-tujuan organisasi ke struktur kerja termasuk penugasan kepada bagian-bagian yang bertanggung jawab dalam organisasi.</li>
<li>Menjelaskan tujuan-tujuan organisasi dan menterjemahkan tujuan-tujuan tersebut menjadi beberapa sasaran kegiatan yang memiliki parameter biaya, waktu, dan kinerja yang dapat dinilai dan diawasi.</li>
</ul>
<p> </p>
<p><strong>Bagaimana Korelasi Misi dengan Visi ?</strong></p>
<p>Bila diterjemahkan visi adalah “keadaaan masa depan suatu organisasi yang mungkin terjadi dan diinginkan” yang mencakup tujuan-tujuan khusus, sedangkan misi lebih terkait dengan perilaku dan masa kini. Tujuan-tujuan khusus yang dikandung visi tersebut dapat dicapai bila misi yang dibangun dapat dapat dijalankan dengan baik. Keseluruhan proses mulai dari visi turun ke tujuan bisnis adalah sangat iteratif. Namun, seharusnya misi mengikuti visi. Hal ini karena tujuan (misi) organisasi dapat berubah untuk mencapai visinya. </p>
<p> </p>
<p>Sebagai contoh, untuk mencapai visi dari perusahaan asuransi, “<strong>Menjadi Perusahaan Asuransi Terpercaya</strong>”, misi yang pertama bisa seperti, “<strong>Membuat masyarakat aman secara finansial</strong>” sebagai penekanannya pada produk asuransi tradisional. Pada tahap selanjutnya perusahaan dapat membuat misinya sebagai “<strong>Membuat uang bekerja untuk masyarakat</strong>” ketika perusahaan tersebut melibatkan produk <em>non-traditional unit linked investment</em>.</p>
<p> </p>
<p><strong>Bagaimana Membuat Pernyataan Misi yang Baik ?</strong></p>
<p>Untuk membuat pernyataan misi yang baik (efektif) untuk bisnis, anda dapat mengikuti kriteria berikut:</p>
<p> </p>
<ul>
<li>Tidak boleh terlalu panjang, sebaiknya kurang dari 200 kata.</li>
<li>Dapat membangkitkan perasaan dan emosi yang positif terhadap organisasi.</li>
<li>Dapat menimbulkan semangat dalam pengertian bahwa pernyataan tersebut dapat memotivasi pembacanya untuk bertindak.</li>
<li>Memunculkan kesan bahwa perusahaan tersebut sukses, mempunyai arah, dan cukup berharga untuk waktu, dukungan, dan investasi yang dikeluarkan untuk semua kelompok social-ekonomi.</li>
<li>Mencerminkan arah dan strategi pertumbuhan di masa depan yang didasarkan atas analisis internal dan eksternal yang berpandangan ke depan.</li>
<li>Harus memberikan kriteria yang berguna dalam memilih di antara strategi-strategi alternatif.</li>
<li>Menjadi landasan untuk memunculkan dan menyaring pilihan-pilihan strategis.</li>
<li>Harus memiliki orientasi yang dinamis, sehingga dapat menilai arah pertumbuhan yang paling menjanjikan dan yang kurang menjanjikan.</li>
</ul>
<p> </p>
<p><em>Diolah dari beberapa sumber</em>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=210&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/05/14/bagaimana-misi-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/05/misi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">misi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strategi Bisnis = Strategi Militer ?</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/05/04/strategi-bisnis-strategi-militer/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/05/04/strategi-bisnis-strategi-militer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 03:24:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Important News]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Military Strategy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan sebagai judul dari postingan ini akan menggelitik anda untuk menjawabnya dengan segera. Mungkin sebagian dari anda menjawab: tidak sama, dengan alasan bidang garapnya memang berbeda. Sehingga cara-cara yang ditempuh untuk mengatasi kendala pada dua bidang tersebut berlainan. Namun, sebagian dari anda yang lain menjawab: sama, dengan argumen bahwa kedua bidang tersebut sama-sama berupaya mengatasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=185&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-186" title="Strategy" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/05/caghm7uv.jpg?w=145&#038;h=96" alt="Strategy" width="145" height="96" /></p>
<p>Pertanyaan sebagai judul dari postingan ini akan menggelitik anda untuk menjawabnya dengan segera. Mungkin sebagian dari anda menjawab: <strong>tidak sama</strong>, dengan alasan bidang garapnya memang berbeda. Sehingga cara-cara yang ditempuh untuk mengatasi kendala pada dua bidang tersebut berlainan. Namun, sebagian dari anda yang lain menjawab: <strong>sama</strong>, dengan argumen bahwa kedua bidang tersebut sama-sama berupaya mengatasi ancaman (pesaing) dari luar. Sehingga kedua bidang tersebut mempunyai strategi yang mirip atau hampir sama.<span id="more-185"></span></p>
<p> </p>
<p>Kedua jawaban tersebut memang sama-sama ada benar dan salahnya. Karena, kalau dikatakan tidak sama memang benar tidak sama, jika kita membandingkan bisnis dengan militer seperti kita membandingkan apel dengan jeruk. Atau dengan kata lain, memang berbeda dari tata cara dan prosedur kedua bidang tersebut. Akan tetapi, esensi dari strategi yang digunakan oleh kedua bidang tersebut (bisnis dan militer) adalah memang <strong>mirip</strong> atau <strong>hampir sama</strong>.</p>
<p> </p>
<p>Sebagaimana yang telah saya uraikan pada postingan <a title="Sejarah Strategi: Dasar, Prinsip dan Pengembangan" href="http://strategiusaha.wordpress.com">sebelumnya</a>, bahwa sebenarnya strategi sudah ada sejak masa primitif. Namun, istilah strategi baru muncul pada abad ke-18. Dan, yang pertama mengenalkan, menggunakan dan mengembangkannya adalah militer.</p>
<p> </p>
<p>Baiklah, agar tidak memperpanjang perdebatan, berikut saya sampaikan <strong>beberapa hal yang sama</strong> antara strategi bisnis dan militer.</p>
<p> </p>
<ol>
<li>Menggunakan istilah yang sama seperti sasaran, misi, kekuatan dan kelemahan.</li>
<li>Sasaran utama adalah memperoleh keunggulan kompetitif.</li>
<li>Berusaha menggunakan kekuatan-kekuatan sendiri dalam menggempur kelemahan lawan.</li>
<li>Keberhasilan yang dicapai bukanlah kisah sukses yang berasal dari strategi kebetulan.</li>
<li>Keberhasilan adalah produk dari perhatian terus menerus terhadap keadaan-keadaan eksternal dan internal yang selalu berubah, dan perumusan serta pelaksanaan upaya adaptasi terhadap keadaan-keadaan tersebut.</li>
<li>Unsur tak terduga <em>(element of surprise)</em> memberikan keunggulan kompetitif yang besar.</li>
<li>Sistem informasi yang memberikan data mengenai strategi-strategi dan sumber daya lawan atau pesaing adalah sangat penting.</li>
<li>Perumusan dan pelaksanaan strategi yang unggul dapat mengalahkan keunggulan lawan dalam hal jumlah dan sumber dayanya.</li>
<li>Pihak yang masih menggunakan strategi dan taktik lama akan dapat dikalahkan oleh pihak yang menggunakan strategi dan taktik yang baru.</li>
<li>Harus selalu beradaptasi terhadap perubahan-perubahan dan harus selalu meningkatkan diri sendiri supaya berhasil.</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Dalam banyak hal, memang strategi bisnis mirip dengan strategi militer, dan para perencana strategi militer telah belajar banyak selama berabad-abad. Hal ini menguntungkan para perencana strategi bisnis saat ini. Meskipun mempunyai beberapa kesamaan, akan tetapi antara strategi bisnis dan militer mempunyai perbedaan mendasar di antara keduanya. Seperti, perumusan, pelaksanaan dan evaluasi strategi bisnis dilakukan dengan situasi dan kondisi <strong>persaingan</strong>, sedangkan strategi militer didasarkan atas situasi dan kondisi <strong>konflik</strong>. Para perencana strategi bisnis bisa mendapatkan pengalaman dan wawasan berharga yang telah dikembangkan oleh para pemikir militer dari waktu ke waktu, dan bukan sebaliknya.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><em>Sumber: Fred R. David dalam Strategic Management: Concepts (2004)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=185&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/05/04/strategi-bisnis-strategi-militer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/05/caghm7uv.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Strategy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pedoman Arah Bisnis Anda</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/30/pedoman-arah-bisnis-anda/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/30/pedoman-arah-bisnis-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 04:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Vision]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[    Untuk membangun suatu bisnis yang progresif dan berkesinambungan dibutuhkan suatu pedoman arah yang dapat memandu selama perjalanan bisnis anda sampai di tujuan. Dan, pedoman arah tersebut harus jelas, mudah dimengerti dan stabil. Sehingga apapun yang anda lakukan, sepanjang langkah-langkah tersebut tidak menyimpang dari arah yang akan dituju, atau bahkan semakin mempercepat, maka go-ahead’ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=173&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-172" title="vision" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/vision-mission.jpg?w=107&#038;h=122" alt="vision" width="107" height="122" /></p>
<p> </p>
<p> </p>
<div></div>
<div><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></div>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk membangun suatu bisnis yang progresif dan berkesinambungan dibutuhkan suatu pedoman arah yang dapat memandu selama perjalanan bisnis anda sampai di tujuan. Dan, pedoman arah tersebut harus jelas, mudah dimengerti dan stabil. Sehingga apapun yang anda lakukan, sepanjang langkah-langkah tersebut tidak menyimpang dari arah yang akan dituju, atau bahkan semakin mempercepat, maka <em>go-ahead</em>’ saja.<span id="more-173"></span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Pedoman arah bisnis yang dimaksudkan tersebut adalah visi. Sebagaimana yang pernah saya sampaikan pada postingan <a title="Membangun 5 Elemen Rencana Strategi" href="http://strategiusaha.wordpress.com">sebelumnya</a>, bahwa dalam membangun rencana strategi dibutuhkan <a title="5 Elemen Rencana Strategi" href="http://strategiusaha.wordpress.com">5 elemen</a>. Salah satu elemen pertama tersebut adalah visi. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Apakah Visi itu?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Visi adalah suatu pernyataan yang memberikan arah dan inspirasi untuk menentukan sasaran organisasi. Visi merupakan pernyataan impian tunggal atau aspirasi. Atau, visi juga bisa dinyatakan sebagai jawaban dari pertanyaan: “Aku ingin menjadi apa?” Maka, secara khas suatu visi mempunyai ciri, seperti:</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Menjadi yang paling dihormati;</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menjadi lembaga yang paling unggul;</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Di antara liga puncak;</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Dikenal sebagai pelopor inovasi;</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Menjadi terbesar di antara yang paling besar, dan seterusnya.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Namun, jangan salah menyatakan visi anda. Seperti pernyataan yang khas: <strong>paling menguntungkan</strong>, <strong>termurah</strong>, <strong>terhemat, termudah</strong> dan lain-lain tidak menggambarkan pernyataan<span>  </span>visi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Visi adalah suatu lambang, dan suatu penyebab kita ingin mengikat pihak yang berkepentingan (kebanyakan karyawan dan kadang-kadang pemegang saham). Sebagaimana mereka katakan,<span>  </span>orang-orang bekerja dengan sangat baik ketika mereka bekerja untuk suatu penyebab, dibandingkan untuk suatu sasaran. Visi memberikan penyebab itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Visi adalah pernyataan jangka panjang dan umum. Oleh karena itu suatu pernyataan visi tidak berubah kecuali kalau perusahaan sedang memasuki suatu bisnis yang berbeda secara keseluruhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Visi tidak akan pernah membawa &#8216;bagaimana&#8217; visi. Sebagai contoh: <strong>&#8216;Menjadi merek<span>  </span>yang paling dihormati dalam industri penerbangan&#8217;</strong> adalah suatu pernyataan visi yang bagus. Hal ini dapat merusak dengan menambahkannya, seperti: <strong>&#8216;Menjadi merek<span>  </span>yang paling dihormati dalam industri penerbangan dengan menyediakan <em>world-class</em> dalam jasa penerbangan&#8217;</strong>. Alasan untuk tidak memasukkan &#8216;bagaimana&#8217; adalah bahwa &#8216;bagaimana&#8217; bisa menahan perubahan terhadap waktu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Tantangan yang berhubungan dengan Pernyataan Visi:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menyatakan suatu visi bukanlah suatu tantangan. Namun, yang menjadi masalah adalah bagaimana membuat karyawan menyatu dengannya. Seringkali, istilah seperti visi, misi dan strategi lebih menjadi suatu cemoohan dari pada dihormati. Ini terutama karena para pemimpin mungkin tidak mampu membuat suatu hubungan antara visi/misi dan para karyawan yang bekerja setiap hari. Sering juga, karyawan melihat suatu &#8216;gap&#8217; antara visi, misi dan sasaran serta prioritas mereka. Bahkan jika ada suatu alasan yang valid/taktis untuk ketidakcocokan ini, tidak dijelaskan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Horison Visi:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Visi harus berada dalam horison 5 – 10 tahun. Jika kurang dari itu, ia menjadi taktis. Namun, jika visi berada dalam horison lebih dari 20 tahun, hal ini akan sulit mengaitkan strategi dengan visi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Gambaran pernyataan visi yang baik:</span></strong></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mudah untuk membaca dan memahaminya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ringkas dan tepat untuk memberikan imajinasi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Memberikan tujuan dan bukan peta-jalan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Penuh arti dan tidak terlalu terbuka dan dibuat-buat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menggairahkan orang dan membuat bulu roma berdiri.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Memberikan kekuatan motivasi, bahkan di masa sulit.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dirasakan dapat dicapai dan pada waktu yang sama menantang dan memaksa, </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">meregangkan kita melebihi sesuatu yang menyenangkan.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Visi adalah sebuah impian/aspirasi yang selaras dengan realita: <span>            </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Keseluruhan proses mulai dari Visi yang diturunkan menjadi sasaran bisnis, adalah sangat iteratif. Pertanyaannya adalah dari mana kita akan mulai. <a title="Vision &amp; Mission Statement" href="http://www.bipminstitute.com/strategic-planning/vision-mission-statement.php">Kami</a> sangat merekomendasikan bahwa visi dan pernyataan misi harus dibuat pertama kali tanpa diwarnai kendala, kemampuan dan lingkungan. Ini dapat dikatakan serupa dengan visi dari angkatan bersenjata, seperti <strong>‘Selamatkan dan amankan negara dari ancaman luar!’</strong>. Visi ini tidak dapat ditawar dan ia mengarahkan organisasi untuk menemukan jalan dan cara untuk mencapai visi mereka, dengan mengatasi kendala dengan kemampuan dan sumber dayanya. Visi harus dipancangkan ke dasar suatu posisi, suatu impian yang harus bijaksana, tetapi tidak dapat ditawar terkecuali keadaan memaksa. <span> </span></span></p>
<p class="NormalTahoma" style="margin:0;"> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=173&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/30/pedoman-arah-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/vision-mission.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vision</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Strategi: Dasar, Prinsip dan Pengembangan</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/27/sejarah-strategi-dasar-prinsip-dan-pengembangan/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/27/sejarah-strategi-dasar-prinsip-dan-pengembangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 03:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Important News]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy & Tactic]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy History]]></category>
		<category><![CDATA[Warfare Strategy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Saya kira kita semua sudah tidak asing lagi dengan istilah strategi. Istilah tersebut sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Dan, yang paling sering menggunakan istilah ini adalah militer dan pengusaha atau pebisnis. Namun, tahukah kita kapan istilah tersebut muncul pertama kali? Dan, bagaimana perkembangannya sampai dengan sekarang …?   Untuk mengurangi rasa penasaran anda, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=160&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-159" title="Strategy History" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/cad1b8mz.jpg?w=134&#038;h=132" alt="Strategy History" width="134" height="132" /></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saya kira kita semua sudah tidak asing lagi dengan istilah strategi. Istilah tersebut sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Dan, yang paling sering menggunakan istilah ini adalah militer dan pengusaha atau pebisnis. Namun, tahukah kita kapan istilah tersebut muncul pertama kali? Dan, bagaimana perkembangannya sampai dengan sekarang …?</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk mengurangi rasa penasaran anda, pada tulisan kali ini saya akan menyampaikan <a title="Strategy History" href="http://www.easy-strategy.com/strategy-history.html">sejarah strategi</a>. Dan, sepertinya aneh dan lucu sekali blog yang membahas tentang strategi, tetapi tidak tahu-menahu asal-usul strategi. Apa kata dunia …?<span id="more-160"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Strategi esensinya adalah suatu &#8220;gaya&#8221; berpikir. Tetapi, saya lebih suka menyebut &#8220;sadar&#8221; berpikir. Dan, orang Cina suka mengatakan, “Pasar adalah medan perang”. Mereka melihat kesamaan kebijakan dalam mengarahkan jenderal di medan perang sama seperti kebijakan yang mengarahkan pebisnis di pasar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Baiklah, saya akan mulai saja pembahasannya, dan simaklah baik-baik tahap demi tahap penjelasan berikut …!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Definisi Strategi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Strategi, didefinisikan sebagai cara </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">&#8220;seni jenderal” (dari bahasa Yunani stratçgos). Menurut <em>Webster’s<span>  </span>New World Dictionary</em>, strategi adalah “ilmu untuk merencanakan dan mengarahkan operasi-operasi militer berskala besar, menggerakkan pasukan ke posisi yang paling menguntungkan sebelum pertempuran sebenarnya dengan musuh”. Dalam pengertian militer yang tegas, istilah tersebut diperoleh pertama kali di penghujung abad ke-18, ketika peperangan masih relatif sederhana dan terbatas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Prinsip-prinsip Strategi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Titik awal dari semua perencanaan dan tindakan strategis adalah kebijakan nasional (kebijakan perusahaan). Sekali tujuan nasional ditetapkan oleh para pemimpin negara, pemimpin mempersiapkan rencananya. Dia harus mempertimbangkan berbagai hal; seperti, faktor ruang dan waktu, kekuatan yang dimiliki, niat dan kemampuan musuh, dan reaksi di dalam dan di luar negeri atas gerakan yang diarahkannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Strategi dan Taktik</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dalam teori peperangan, strategi dan taktik secara umum diletakkan dalam kategori yang terpisah. Dua bidang yang secara tradisi didefinisikan dalam dimensi yang berbeda: strategi berhubungan dengan ruang yang luas, periode waktu yang panjang, dan bergeraknya kekuatan yang besar. Sedangkan taktik kebalikan dari strategi.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Pengembangan Strategi sampai Perang Dunia II </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Gagasan yang sungguh-sungguh dan studi yang sistematis tentang pengembangan strategi modern mungkin dimulai dari abad ke-18. Berbagai ahli telah mengidentifikasi sesuatu yang dapat dijadikan contoh strategi. Para siswa peperangan masa primitif sudah berhubungan dengan suku bangsa dan kaum primitif yang memiliki suatu tipu daya kejutan dari kegelapan atau dengan jebakan. Dan mereka sudah mengenal suatu strategi berburu dan menyergap, seperti seekor singa atau harimau.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Strategi Perang Frederick the Great Abad ke-18</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;">Di Prussia pada pertengahan abad ke-18, keadaan telah memaksa <strong>Frederick the Great</strong><span>  </span>untuk mencoba sesuatu yang baru dan pendekatan yang agresif dan untuk mematahkan melalui pola militer yang dapat diterima. Frederick the Great berkonfrontasi pada permulaan <strong>Perang Tujuh Tahun</strong> (1756 &#8211; 1763) dengan koalisi dari Austria, Perancis, Rusia, Swedia, dan Saxony, yang hampir mengepung dirinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">Strategi Perang Napoleon </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Revolusi Perancis dan periode Napoleon (1789 &#8211; 1815) telah menyaksikan perubahan besar dalam metode peperangan, revolusi dalam masyarakat yang mengiringi dan memperkuat strategi dalam peperangan. Ketika Napoleon, ahli strategi militer besar pertama dari dunia Barat modern, membuka kancah Eropa, dasar-dasar untuk era baru dalam peperangan telah diletakkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dengan strateginya, Napoleon dapat mengalahkan lawan-lawannya yang masih menggunakan strategi, taktik dan organisasi perang yang lama. Dan, strategi terus berkembang seiring perubahan zaman. Sebagai buktinya, akhirnya Napoleon yang semula selalu menang di beberapa medan pertempuran, akhirnya dapat dikalahkan. Ketika Napoleon kalah – menghadapi Wellington, Rusia dan Spanyol – ialah karena dia menggunakan strategi lama, sedangkan musuh-musuhnya sudah mengembangkan strategi-strategi baru, untuk perang yang akan datang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Demikianlah sejarah telah mencatat, bahwa strategi sebenarnya sudah ada sejak masa primitif. Dan, sejak itu pula strategi terus mengalami adaptasi dan perkembangannya hingga sekarang dan di segala bidang kehidupan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Semoga kita dapat mengambil pelajaran yang berharga dari uraian perkembangan strategi dari masa ke masa tersebut.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=160&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/27/sejarah-strategi-dasar-prinsip-dan-pengembangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/cad1b8mz.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Strategy History</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Petunjuk untuk Mengevaluasi Strategi Bisnis</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/23/petunjuk-untuk-mengevaluasi-strategi-bisnis/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/23/petunjuk-untuk-mengevaluasi-strategi-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 02:58:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Evaluation]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Competitive Advantage]]></category>
		<category><![CDATA[Guide]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy Implementation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat menerapkan strategi bisnis anda, jangan lupa bahwa strategi tersebut dalam perjalanannya harus dievaluasi. Mengapa …? Karena faktor-faktor kunci eksternal dan internal sering berubah dengan cepat dan drastis. Keberhasilan hari ini tidak menjamin keberhasilan hari esok …!

Akan tetapi, ternyata untuk melakukan evaluasi pun makin rumit dan tidak mudah. Karena antara lain semakin kompleksnya masalah lingkungan bisnis serta semakin sulitnya memprediksi masa depan dengan tepat.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=126&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-127 alignleft" title="Strategy Evaluation" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/evaluation.jpg?w=130&#038;h=98" alt="Evaluation" width="130" height="98" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Pada saat <a title="Implementasi Strategi: 6 Faktor Pendukung" href="http://strategiusaha.wordpress.com">menerapkan</a> strategi bisnis anda, jangan lupa bahwa strategi tersebut dalam perjalanannya harus dievaluasi. Mengapa …? Karena faktor-faktor kunci eksternal dan internal sering berubah dengan cepat dan drastis. Keberhasilan hari ini tidak menjamin keberhasilan hari esok …!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Akan tetapi, ternyata untuk melakukan evaluasi pun makin rumit dan tidak mudah. Karena antara lain semakin kompleksnya masalah lingkungan bisnis serta semakin sulitnya memprediksi masa depan dengan tepat. <span id="more-126"></span>Tapi jangan khawatir …! Saya akan bantu anda melakukan evaluasi dengan cara yang simple dan mudah …! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Di sini akan saya berikan petunjuk untuk mengevaluasi strategi bisnis anda berdasarkan <em>Kriteria Rumelt</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><a title="Richard P. Rumelt" href="http://www.anderson.ucla.edu/faculty/dick.rumelt/Docs/rumelt_vita.pdf">Richard Rumelt</a> membagi ke dalam empat kriteria untuk mengevaluasi strategi, yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Konsistensi<span>        </span>: Sasaran dan kebijakan saling konsisten.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesesuaian<span>        </span>: Mudah menyesuaikan terhadap perubahan                             lingkungan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Keunggulan<span>       </span>: Memberikan keunggulan kompetitif.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kelayakan<span>         </span>: Memungkinkan dengan sumber daya yang ada.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">1. Konsistensi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Strategi tidak boleh saling bertentangan antara sasaran dan kebijakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk mengevaluasi konsistensi dari strategi, anda harus bertanya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah operasi internal bisnis (misal: pembelian, operasi, pemasaran, penjualan dan pelayanan) dan proses alokasi sumber daya konsisten satu sama lain?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah operasi internal bisnis konsisten dengan sasaran bisnis dan ekonomi pasar? <span> </span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">2. Kesesuaian</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Strategi harus menyesuaikan dan mengadaptasikan bisnis terhadap lingkungannya (baik lingkungan pasarnya maupun lingkungan non-pasarnya yang lebih luas).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk mengevaluasi kesesuaian strategi sekarang dengan lingkungan pasarnya, anda harus bertanya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mengapa bisnis berada dalam bentuknya sekarang?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Siapa dan di mana pelanggan dan potensial pelanggan kita? Berapa pelanggan yag ada?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Adakah kendala penyesuaian bisnis?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apa kekuatan ekonomi pokok yang bekerja di pasar kita?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bagaimana unit bisnis menciptakan nilai ekonomis, misalnya apa pedoman nilai ciptaannya?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apa pemicu kesediaan konsumen untuk membayar?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apa pemicu biaya?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apa perbedaan segmen pelanggan yang kita layani dan apa pemicu manfaat dan biaya dalam tiap segmen?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Aktivitas mana yang menciptakan uang untuk bisnis?</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesesuaian adalah penting, tetapi sering terlewatkan karena perusahaan secara umum fokus pada kompetitor kunci mereka. Ancaman terhadap cara melakukan bisnis yang sudah ditetapkan sering datang dari luar lingkaran dekat pesaing bisnis tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">3. Keunggulan </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Suatu strategi yang baik harus mampu menciptakan dan berkelanjutan dari suatu keunggulan kompetitif. Sebuah perusahaan dengan keunggulan kompetitif akan selalu menangkap sebagian nilai ekonomis yang ia ciptakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk menilai apakah suatu strategi bisnis mengarah ke suatu keunggulan kompetitif, anda harus bertanya …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah bisnis menciptakan nilai ekonomis yang lebih dari pada pesaingnya dalam pasar yang dilayaninya?</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Posisi biaya relatif terhadap pesaing.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Posisi diferensiasi relatif terhadap pesaing.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk menilai apakah keunggulan kompetitif unit bisnis mungkin tetap berlaku dari waktu ke waktu, anda harus bertanya …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah bisnis memiliki <strong>kemampuan</strong> yang berbeda dan tak dapat ditiru?</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kemampuan: kelompok aktivitas yang bisnis lakukan sangat istimewa.</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span> </span>Apakah bisnis memiliki <strong>sumberdaya</strong> yang berbeda dan tak dapat ditiru?</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sumber daya: langka, asset perusahaan spesifik (missal: merek dagang, hak paten, pengetahuan organisasional yang tertanam, hak kekayaan merek).</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah strategi bisnis mengeksploitasi kemampuan dan sumber dayanya untuk mencapai <strong>posisi pasar</strong> yang menguntungkan dan dapat dipertahankan?</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>-<span style="font:7pt &quot;">          </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Keunggulan posisi: posisi pasar bisnis yang akan sangat mahal untuk memperolehnya dan para pesaing terhalang untuk mencoba mencapai posisi sama seperti mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Tahoma;">4. Kelayakan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Strategi harus tidak melemahkan sumber daya yang ada pada unit bisnis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk mengevaluasi kelayakan, anda harus bertanya …</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah bisnis mempunyai akses ke sumber daya finansial yang dibutuhkan untuk menyelesaikan aktivitasnya?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah bisnis mempunyai kemampuan menyelesaikan masalah untuk menjalankan strategi?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dapatkah para manajer dalam bisnis mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas yang berlainan yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Adakah strategi yang menantang dan mendorong personil dalam organisasi?</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saya kira petunjuk di atas adalah mendasar dan silakan dikembangkan sendiri sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi strategi bisnis anda. Semoga bermanfaat …!</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=126&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/23/petunjuk-untuk-mengevaluasi-strategi-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/evaluation.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Strategy Evaluation</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anda ingin Berhasil Membuat Rencana Strategi?</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/20/anda-ingin-berhasil-dalam-membuat-rencana-strategi/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/20/anda-ingin-berhasil-dalam-membuat-rencana-strategi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 05:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Important News]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Success Strategy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Membuat rencana strategi merupakan proses yang sangat rumit dan kompleks yang membawa organisasi ke wilayah yang belum pernah dipetakan. Dan, rencana strategi bukanlah resep sukses yang siap saji. Sebaliknya, rencana strategi membawa organisasi dalam sebuah perjalanan dan memberikan kerangka panduan untuk menjawab berbagai pertanyaan dan menyelesaikan masalah. Untuk itu, sering dialami oleh pemilik bisnis adanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=121&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-122" title="tips" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/tips.jpg?w=106&#038;h=106" alt="tips" width="106" height="106" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Membuat <a title="Membangun 5 Elemen Rencana Strategi" href="http://strategiusaha.wordpress.com">rencana strategi</a> merupakan proses yang sangat rumit dan kompleks yang membawa organisasi ke wilayah yang belum pernah dipetakan. Dan, rencana strategi bukanlah resep sukses yang siap saji. Sebaliknya, rencana strategi membawa organisasi dalam sebuah perjalanan dan memberikan kerangka panduan untuk menjawab berbagai pertanyaan dan menyelesaikan masalah. Untuk itu, sering dialami oleh pemilik bisnis adanya kesulitan dalam membuat rencana strategi yang berhasil.<span id="more-121"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bagaimana agar berhasil… ?<span>  </span>Jangan khawatir, saya akan berikan tips kepada anda untuk membuat rencana strategi yang cemerlang… ! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Perlu saya sampaikan bahwa <strong>kunci keberhasilannya</strong> adalah <strong>menyadari bahwa ada potensi masalah dan bersiap diri untuk menghadapinya</strong>. Maka, dalam membuat rencana strategi yang cemerlang anda harus <strong>waspada</strong> dan <strong>menghindari</strong> sejumlah potensi masalah berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menggunakan rencana strategi untuk mengendalikan berbagai keputusan dan sumber daya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Membuat rencana strategi hanya untuk memenuhi persyaratan akreditasi dan peraturan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Terlalu cepat berpindah dari pengembangan misi ke perumusan strategi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tidak mengkomunikasikan rencana kepada para karyawan, yang terus bekerja dalam kegelapan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> manajer puncak membuat banyak keputusan intuitif yang bertentangan dengan rencana resmi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> manajer puncak tidak secara aktif mendukung proses perencanaan strategi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tidak bisa menggunakan rencana sebagai standar untuk mengukur kinerja.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mendelegasikan perencanaan kepada “perencana” dari pada melibatkan semua manajer.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tidak melibatkan karyawan-karyawan kunci di semua fase perencanaan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tidak bisa menciptakan iklim kerja sama yang mendukung perubahan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Memandang perencanaan sebagai hal yang tidak perlu atau tidak penting.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menjadi larut dengan masalah-masalah saat itu, sehingga perencanaan tidak atau kurang dilakukan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menjadi demikian formal dalam perencanaan sehingga tidak memberikan ruang bagi fleksibilitas dan kreativitas.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 .25in;"><em><span style="font-size:9pt;color:red;font-family:Tahoma;">Sumber: Fred R. David dalam Strategic Management: Concepts (2004)</span></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=121&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/20/anda-ingin-berhasil-dalam-membuat-rencana-strategi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/tips.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tips</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Implementasi Strategi: 6 Faktor Pendukung</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/15/implementasi-strategi-6-faktor-pendukung-bagian-1/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/15/implementasi-strategi-6-faktor-pendukung-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 08:03:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Implementation]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy Application]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy Factors]]></category>
		<category><![CDATA[Supporting Factors]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[      Rencana strategi bisnis yang telah anda buat tidak akan berhasil diimplementasikan jika faktor-faktor pendukungnya tidak anda persiapkan dengan baik. Setelah anda membangun kelima elemen rencana strategi tersebut, anda harus pula membangun 6 faktor kunci pendukungnya guna menjamin keberhasilan dalam penerapan strategi bisnis anda.   Keenam faktor pendukung kunci keberhasilan dalam penerapan strategi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=76&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><span style="color:red;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:small;"></p>
<div id="attachment_105" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><em><img class="size-thumbnail wp-image-105" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/6-faktor-pendukung3.jpg?w=150&#038;h=140" alt="6 Faktor Pendukung" width="150" height="140" /></em><p class="wp-caption-text">6 Faktor Pendukung</p></div>
<p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Rencana strategi bisnis yang telah anda buat tidak akan berhasil diimplementasikan jika faktor-faktor pendukungnya tidak anda persiapkan dengan baik. Setelah anda membangun kelima elemen rencana strategi <a title="Membangun 5 Elemen Rencana Strategi" href="http://strategiusaha.wordpress.com">tersebut</a>, anda harus pula membangun 6 faktor kunci pendukungnya guna menjamin keberhasilan dalam penerapan strategi bisnis anda.<span id="more-76"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Keenam faktor pendukung kunci keberhasilan dalam penerapan strategi tersebut, sebagaimana ditulis oleh <a title="6 Supporting Factors" href="http://www.birnbaumassociates.com">Bill Birnbaum</a>, yaitu:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Rencana Tindakan</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Struktur Organisasi</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Sumber Daya Manusia</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Rencana Bisnis Tahunan</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Monitoring dan Pengendalian</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Hubungan</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Agar lebih jelas apa maksud dari keenam faktor tersebut, simaklah baik-baik uraian berikut ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">1. Rencana Tindakan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Agar bisnis anda dapat berhasil mengimplementasikan strategi yang telah anda rencanakan, kembangkan rencana tindakan secara rinci. Maksudnya, adalah buat daftar kronologis langkah-langkah tindakan (taktik) secara rinci dari strategi anda. Misalnya, tentang pelimpahan tanggungjawab kepada seseorang yang khusus untuk memenuhi tiap langkah tindakan dari strategi tersebut. Juga, tentukan tanggal jatuh tempo dan estimasi sumberdaya yang dibutuhkan untuk memenuhi tiap langkah tindakan strategi tersebut. Jadi terjemahkan pernyataan strategi anda menjadi sejumlah penugasan kerja secara spesifik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">2. Struktur Organisasi</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Selanjutnya, pendukung keberhasilan penerapan strategi anda adalah stuktur organisasi dari bisnis anda. Buat struktur organisasi yang mengakomodasi keperluan tugas dan tanggung jawab dari suatu jabatan yang memang harus ada pada kebutuhan bisnis anda. Misalnya, bisnis anda perlu melakukan pengembangan produk baru. Jadi, anda harus menentukan seseorang yang bertanggungjawab terhadap tugas tersebut dan dia harus menempati struktur jabatan tersebut pada organisasi bisnis anda. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">3. Sumber Daya Manusia</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Organisasi bisnis yang ingin sukses pada implementasi strategi harus mempertimbangkan faktor sumber daya manusia dalam pelaksanaan strateginya. Di sini ada dua pertimbangan pokok, yaitu tentang kebutuhan komunikasi dalam organisasi dan kebutuhan untuk memenuhi jumlah dan spesifikasi sumber daya manusia yang dibutuhkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Yang pertama, manajemen harus mengkomunikasikan strategi dan taktik yang akan dilaksanakan oleh seluruh komponen organisasi agar arah dan tujuan dari strategi organisasi dapat dicapai secara efektif.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Kedua, kebutuhan sumber daya manusia yang diakibatkan oleh strategi baru tersebut harus dipenuhi dengan beberapa pertimbangan, misalnya tetap dengan karyawan yang sama dengan memberikan waktu untuk tumbuh dengan pengalaman, atau mengadakan pelatihan, ataupun mengadakan karyawan baru.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">4. Rencana Bisnis Tahunan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Untuk menjamin keberhasilan implementasi strategi anda masukkan rencana implementasi tersebut ke dalam rencana angggaran dan pendapatan bisnis tahunan anda.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">5. Memonitor dan Mengendalikan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Setelah itu, lakukan monitoring dan pengendalian implementasi berdasarkan rencana sepanjang satu periode tersebut. Lakukan tindakan penyesuaian bilamana diperlukan, seperti perubahan jadwal, perubahan langkah-langkah tindakan (taktik), perubahan strategi atau (sebagai usaha terakhir) perubahan sasaran. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">6. Hubungan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Banyak organisasi yang sukses menetapkan lima faktor pendukung di atas. Mereka mengembangkan rencana tindakan, mempertimbangkan struktur organisasi, memperhatikan kebutuhan-kebutuhan sumber daya manusia mereka, mendanai strategi mereka melalui rencana bisnis tahunan mereka, dan mengembangkan rencana untuk memonitor dan mengendalikan strategi dan taktik mereka. Tetapi mereka masih gagal mengimplementasikan strategi dan taktik tersebut. Alasan yang paling sering adalah faktor-faktor tersebut kurang hubungan/pertalian. Pertalian sederhananya adalah ikatan bersama dari seluruh aktivitas orgaisasi untuk meyakinkan bahwa semua sumber daya organisasi “sedang mengayuh dalam arah yang sama”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Tidak cukup untuk mengelola satu, dua atau sedikit faktor pendukung strategi. Untuk berhasil menerapkan strategi anda, anda harus mengelola semuanya. Dan pastikan anda menghubungkan faktor-faktor tersebut bersama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;">Strategi memerlukan “hubungan” baik secara vertikal maupun horizontal. Hubungan vertikal menetapkan koordinasi dan dukungan antar rencana-rencana perusahaan, divisi dan bagian-bagian. Sedangkan, hubungan horizontal – lintas departemen, lintas kantor-kantor wilayah, lintas pabrik atau divisi produksi – memerlukan koordinasi dan kerja sama untuk memperoleh kesatuan secara organisasi dan semua bekerja secara harmonis. </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=76&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/15/implementasi-strategi-6-faktor-pendukung-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/6-faktor-pendukung3.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">6 Faktor Pendukung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membangun 5 Elemen Rencana Strategi</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/08/membangun-5-elemen-rencana-strategi/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/08/membangun-5-elemen-rencana-strategi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 10:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Mission]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy Development]]></category>
		<category><![CDATA[Vision]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Pada tulisan sebelumnya saya telah paparkan 5 elemen dasar strategi bisnis. Nah, pada kali ini saya akan menunjukkan kepada anda bagaimana membangun kelima elemen tersebut yang nantinya akan diterapkan pada bisnis anda.   Elemen pertama adalah visi. Visi adalah sebuah pernyataan ringkas yang menjelaskan arah dan rencana  pertumbuhan bisnis anda. Visi ini bisa anda dapatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=30&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-53 alignleft" title="Membangun Elemen" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/tim-kompak.jpg?w=150&#038;h=105" alt="" width="150" height="105" /></p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;font-family:Tahoma;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Pada tulisan sebelumnya saya telah paparkan 5 elemen dasar strategi bisnis. Nah, pada kali ini saya akan menunjukkan kepada anda bagaimana membangun kelima elemen tersebut yang nantinya akan diterapkan pada bisnis anda.<span id="more-30"></span></span></strong></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Elemen pertama adalah visi</span></strong><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">. Visi adalah sebuah pernyataan ringkas yang menjelaskan arah dan rencana<span>  </span>pertumbuhan bisnis anda. Visi ini bisa anda dapatkan dari jawaban-jawaban terhadap pertanyaan dari bahasan <a title="5 Elemen Rencana Strategi" href="http://strategiusaha.wordpress.com">sebelumnya</a>, dengan partisipasi dan perhatian penuh dari semua karyawan dan pemegang saham. Sudah jelaskah visi anda? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Elemen kedua yaitu pernyataan misi</span></strong><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">. Pernyataan misi adalah pernyataan yang menjelaskan kemampuan bisnis anda, berdasarkan pada identifikasi dalam penelitian pasar. Dari pernyataan misi ini akan menunjukkan permasalahan atau kebutuhan untuk diselesaikan. Pernyataan misi ini akan menjadi alat ukur untuk mengukur keberhasilan dan kemajuan bisnis anda.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Dalam membangun misi, pertimbangkan apa yang sedang anda jual. Misalnya alat-alat produksi dalam industri yang nantinya akan menggantikan metode konvensional, lebih hemat biaya, dan meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja. Sebagai contoh, satu misi yang muncul sebagai tema misalnya “waktu respon yang cepat”. Kelompok karyawan anda kemudian bisa mengembangkan sebuah pernyataan misi seperti: “Kami akan menanggapi dengan segera untuk mengevaluasi saran-saran produk baru atau problem identifikasi pelanggan dan mendapatkan produk yang telah diperbaiki untuk pasar dalam jangka waktu sesingkat mungkin.” Pernyataan ini mempunyai beberapa sasaran yang akan memerlukan strategi dan rencana tindakan lebih untuk mencapainya. Sasaran dalam pernyataan misi ini termasuk: melanjutkan umpan balik pelanggan, sebuah system untuk memperbaiki atau meningkatkan produk atau pelayanan, dan keterlibatan dari staf operasi untuk meminimumkan lead time (waktu yang dibutuhkan mulai dari pemesanan sampai dengan penyerahan produk).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><br />
</span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Elemen ketiga adalah faktor-faktor sukses penting</span></strong><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">. Yaitu faktor-faktor kunci untuk mengarahkan bisnis anda mencapai pernyataan visi dan misi.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Faktor-faktor sukses penting bisa meliputi:</span></strong></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">mendapatkan kredibilitas;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">memelihara standard kualitas produk;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">melakukan riset pasar tambahan guna mendapatkan data kebutuhan pelanggan;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">menetapkan definisi dan standard bagaimana perusahaan melayani dan mendengarkan semua pelanggan;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">menetapkan standard komunikasi internal dan eksternal;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">profitabilitas;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">biaya yang efektif untuk produksi dan operasi;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">komitmen dan kesediaan dari pemilik perusahaan untuk membuat perubahan;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">rencana keuangan yang cukup menjamin cash flow dan hasil penjualan untuk menumbuhkan perusahaan secara efektif;</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">kebijakan sistem dan administrative untuk meningkatkan prestasi karyawan secara efektif.</span></strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Setelah anda mengembangkan daftar faktor sukses penting, tinjaulah daftar tersebut kemudian praktekkan pada bisnis anda. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Elemen keempat adalah strategi &amp; tindakan; tahap-tahap untuk implementasi</span></strong><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">. Strategi adalah ketentuan bagaimana suatu pekerjaan dikerjakan dan oleh siapa. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Perencanaan strategi bisa diselesaikan dalam kelompok besar, atau oleh tim yang ditugaskan untuk tujuan tersebut. Bagilah tiap sasaran atau tujuan dari faktor sukses penting menjadi urutan strategi untuk implementasi, berdasarkan prioritas. Untuk tiap strategi tentukan rencana tindakan spesifik atau tugas yang diperlukan untuk implementasi. Suatu tindakan akan jadi menentukan apakah pelanggan berfikir ingin menjadi bagian dari pelayanan yang telah ditingkatkan oleh perusahaan. Tindakan lain bisa jadi memanggil pelanggan untuk meminta pendapatnya.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Suatu strategi bisa jadi merancang suatu sistem pelayanan pelanggan baru atau interaksi pelanggan lain untuk belajar tentang apa yang mereka pikir dari produk dan jasa/pelayanan. Atau mengumpulkan ide-ide tentang bagaimana membuat produk lebih bermanfaat, atau menyediakan pelayanan yang lebih baik atau lebih bermanfaat.</span></strong></div>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Elemen kelima adalah urutan prioritas implementasi</span></strong><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">. Prioritasisasi sasaran faktor sukses penting dan yang berhubungan dengan strategi/tindakan adalah berdasarkan tingkat kepentingan. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Sebagai penutup dari bab ini, jangan lupa dokumentasikan rencana, yang meliputi tanggal mulai, tanggal kejadian penting dan tanggal penyelesaian yang diharapkan untuk tiap strategi.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Kumpulan dari tujuan/sasaran, strategi, tindakan dan tanggungjawab harus menjadi pondasi dari rencana bisnis anda. Tetapi suatu rencana bisnis riil bukan suatu dokumen statis. Bersama dengan sebuah ringkasan, sejarah produk atau proyek, rencana pemasaran dan anggaran, ini menjadi sebuah rencana tindakan. Rencana-rencana ini bisa juga menjadi penting untuk investor potensial.</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=30&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/08/membangun-5-elemen-rencana-strategi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/tim-kompak.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Membangun Elemen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Elemen Rencana Strategi</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/07/5-lima-elemen-rencana-strategi/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/07/5-lima-elemen-rencana-strategi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 03:09:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy Elements]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[    Para ahli perencanaan mengatakan bahwa jika pada tahap perencanaan telah dilakukan dengan baik, maka lebih dari separo pekerjaan telah terselesaikan. Tapi tahukah anda perencanaan yang bagaimanakah dimaksud? Sebagaimana telah saya paparkan pada tulisan saya sebelumnya, bahwa di dalam rencana terdapat sekumpulan pondasi atau dasar dari rencana strategi bisinis anda. Nah, pada kesempatan ini saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=20&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-55 alignleft" title="Elemen Rencana" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/jigsawpuzzle1.jpg?w=150&#038;h=111" alt="" width="150" height="111" /></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><span style="font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span style="font-size:small;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> ahli perencanaan mengatakan bahwa jika pada tahap perencanaan telah dilakukan dengan baik, maka lebih dari separo pekerjaan telah terselesaikan. Tapi tahukah anda perencanaan yang bagaimanakah dimaksud?<span id="more-20"></span> Sebagaimana telah saya paparkan pada tulisan saya <a title="Sudahkah Anda Membuat Rencana Strategi?" href="http://strategiusaha.wordpress.com">sebelumnya</a>, bahwa di dalam rencana terdapat sekumpulan pondasi atau dasar dari rencana strategi bisinis anda. Nah, pada kesempatan ini saya akan membahas apa saja pondasi atau dasar dari rencana strategi tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Pondasi atau elemen dasar dari rencana strategi tersebut ada 5 (lima), yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Visi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Misi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Faktor-faktor Keberhasilan Penting</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Strategi dan Tindakan untuk Tujuan/Sasaran</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Rencana Prioritas Implementasi </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Elemen-elemen ini menjadi dasar dari sebuah rencana bisnis yang dapat anda kerjakan dan dapat anda capai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Proses perencanaan strategi dapat dimulai dari menggali pertanyaan-pertanyaan penting tentang tujuan dari bisnis anda yang sedang atau belum berjalan. Anda sebagai pemilik bisnis dan karyawan anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan penting ini dan menjadikannya sebuah konsensus dari jawaban-jawaban tersebut. Jawaban-jawaban dari pertanyaan ini akan membantu dalam menentukan lima elemen penting untuk rencana strategi bisnis anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Lalu, apa saja pertanyaan-pertanyaan mendasar tersebut? Pertanyaan-pertanyaan yang harus anda dan karyawan anda jawab tersebut antara lain adalah sebagai berikut:<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Apa visi kita?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Apakah kita mengerjakan yang terbaik?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Apa bisnis kita?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Apa yang kita butuhkan untuk memuaskan pelanggan, yang para pesaing tidak menyediakan?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Image apa yang kita inginkan?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Untuk apa kita ingin dikenal?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Segmen pelanggan apa yang kita inginkan?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Seberapa besar yang kita inginkan?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Berapa produk yang kita inginkan?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Kebutuhan pribadi apa yang ingin kita puaskan?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Apa filosofi, tanggungjawab sosial dan moral serta nilai kita?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Nilai apa yang ingin kita punya untuk pelanggan, suplier dan distributor kita?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Di mana kita ingin berada dalam lima tahun?  </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Nah, dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas anda akan lebih mudah dan terarah dalam membuat rencana bisnis.</span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=20&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/07/5-lima-elemen-rencana-strategi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/jigsawpuzzle1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Elemen Rencana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Anda Membuat Rencana Strategi?</title>
		<link>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/07/sudahkah-anda-merencanakan-strategi/</link>
		<comments>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/07/sudahkah-anda-merencanakan-strategi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 03:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Ansori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategy Planning]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategiusaha.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[   Dapat anda bayangkan, bagaimana sebuah bisnis berjalan tanpa mengerti arah mana yang akan dituju. Saya kira tidak ada yang demikian. Bisnis sekecil apapun pasti memiliki tujuan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tapi, apakah tujuan yang dicapai telah sesuai dengan yang direncanakan seperti semula? Atau melebihi dari rencana? Atau bahkan gagal? Untuk itulah, sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=16&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="size-full wp-image-144 alignleft" title="Strategy Planning" src="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/strategy-planning.jpg?w=140&#038;h=140" alt="Strategy Planning" width="140" height="140" /></span> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> <span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dapat anda bayangkan, bagaimana sebuah bisnis berjalan tanpa mengerti arah mana yang akan dituju. Saya kira tidak ada yang demikian. Bisnis sekecil apapun pasti memiliki tujuan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tapi, apakah tujuan yang dicapai telah sesuai dengan yang direncanakan seperti semula? Atau melebihi dari rencana? Atau bahkan gagal? <span id="more-16"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk itulah, sebuah rencana strategi harus dibangun dengan seksama. Karena dengan perencanaan yang baik, maka arah/tujuan bisnis anda bisa dikendalikan. Juga perubahan-perubahan yang terjadi, baik positif maupun negatif, sejak dini sudah dapat diantisipasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>   </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saya yakin anda sudah membuat suatu rencana untuk bisnis anda. Tapi untuk menyegarkan ingatan anda kembali di sini saya akan berikan sedikit uraian tentang rencana strategi. Rencana strategi terdiri dari tahap demi tahap petunjuk &#8211; yang dibuat oleh suatu bisnis atau organisasi &#8211; untuk memetakan bagaimana organisasi akan mencapai sasaran, dan sekumpulan pondasi sehingga seluruh perusahaan tahu apa yang akan terjadi dan apa yang diharapkan oleh organisasi. Esensialnya, rencana strategi menyediakan suatu “resep” atau bagaimana sebuah perusahaan melayani pelanggan secara konsisten, efektif dan menguntungkan di setiap jengkal waktu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Selain itu, rencana tersebut juga memberikan sesuatu yang sistematis, tool manajemen untuk penyelesaian masalah, perencanaan pasar, pengembangan produk dan persiapan rencana bisnis. Sedangkan sasaran adalah untuk mengintegrasikan semua aspek dari aktivitas bisnis dalam sistem yang saling mendukung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lalu, bagaimana sebuah rencana strategi dibangun? Rencana strategi dibangun bisa dengan melibatkan beberapa orang termasuk pemilik bisnis. Di sini, pemilik bisnis harus menjadi bagian dari aktivitas penting ini. Selain itu, libatkan juga bererapa orang dalam organisasi untuk berpartisipasi dalam acara “brainstorming”, meliputi karyawan penjualan, bisa juga pelanggan terbaik mereka, bagian administrasi, bagian teknik, pemasaran, keuangan dan distributor. Idealnya lima hingga delapan orang yang terlibat dalam membangun rencana strategi ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Fasilitator terampil dan independen direkomendasikan untuk membantu proses pengembangan rencana strategi ini. Peran fasilitator independen di sini adalah memimpin proses perencanaan strategi, menjamin partisipasi dari setiap orang dan menggali opini dari semua peserta. Fasilitator ini bisa anda peroleh dari suatu badan bantuan bisnis kecil, inkubator, dan sebagainya. Selain itu badan ini juga dapat menyediakan bantuan lain, seperti validasi produk, riset pasar, perencanaan bisnis, dan lain sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span>   </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strategiusaha.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strategiusaha.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strategiusaha.wordpress.com&amp;blog=7266123&amp;post=16&amp;subd=strategiusaha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategiusaha.wordpress.com/2009/04/07/sudahkah-anda-merencanakan-strategi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a5e58f79dc78d5bcc157008058b84bc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ansori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strategiusaha.files.wordpress.com/2009/04/strategy-planning.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Strategy Planning</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
